Representasi “Retorika Dakwah” Kh. Ahmad Bahauddin Nursalim Dalam Video Facebook Santri Gayeng Episode Seri Satu Surat Al Qasas (Analisis Semiotika Roland Barthes Terhadap Akun Santri Gayeng)

Published ID 127 views 118 downloads
Abstrak

MAQDUM MAGHROBI, Dosen Pembimbing (1) Siti Amanah, M.Si. dan dosen pembimbing (2) Ibnu Hajar Ansori, M.Th.I. Representasi Retorika Dakwah KH. Ahmad Bahauddin Nursalim Dalam Video Facebook Episode Seri Satu Surat Al Qasas, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2023. Kata Kunci : Retorika Dakwah, Facebook, Gus Baha Dukun, peramal dan mimpi merupakan sesuatu yang sulit diterima oleh logika. Mulai dari ramalan terdahulu hingga sekarang sampai mimpi yang menjadi kenyataan. Hal tersebut tentunya menarik bagi masyarakat awam jika memang benar-benar terjadi tanpa melibatkan sebab sains dan juga logika. KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau sering dipanggil Gus Baha, beliau terkenal cerdas dan alim dalam keilmuan agama Islam serta ilmu manthiq atau logika yang dipelajari sejak berada di pondok pesantren secara detail. Di salah satu video ceramah Gus Baha menerangkan mengenai perdukunan dibahas detail yang hal itu masih bisa dipercaya atau tidak guna masyarakat bisa membedakan antara ramalan yang boleh dibenarkan dengan yang tidak dibenarkan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi retorika dakwah Gus Baha dalam video facebook Santri Gayeng tentang kekuatan dukun dan peramal apakah boleh dipercaya menurut perspektif semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data primer yang digunakan mengambil dokumentasi dari salah satu video facebook Santri Gayeng dan beberapa penelitian sebelumnya. Adapun data sekundernya berasal dari buku pendukung, jurnal dan literasi yang terkait sesuai judul penelitian. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui dokumentasi dan kepustakaan. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan teknik ketekunan pengamatan dan kecukupan referensi yang analisis datanya menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Baha melalui dakwahnya menerapkan gaya bahasa retorika yakni sederhana meliputi bahasa sehari-hari, mulia meliputi energi dalam penyampaian, menengah meliputi bahasa yang membangun suasana senang dan nilai-nilai yang lainnya. Sedangkan makna dari dakwahnya menurut perspektif semiotika Roland Barthes terdapat makna denotasi, konotasi dan mitos didalamnya yaitu mengetahui terlebih dahulu kalimat ceramahnya kemudian memaknai kalimat tersebut dan setelah itu makna dari kalimat tersebut disesuaikan dengan kebudayaan secara aspek realitas dan gejala alam sesuai zaman.

Sitasi

MAGHROBI , MAQDUM .   (2024). Representasi “Retorika Dakwah” Kh. Ahmad Bahauddin Nursalim Dalam Video Facebook Santri Gayeng Episode Seri Satu Surat Al Qasas (Analisis Semiotika Roland Barthes Terhadap Akun Santri Gayeng). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
MAQDUM MAGHROBI

maqdummaghrobi494@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: MAQDUM MAGHROBI
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 10 Jun 2024
Dibuat: 10 Jun 2024 08:12
Diupdate: 08 May 2026 22:51