Akulturasi Agama Dan Budaya Lokal Dalam Ritual Satu Suro Di Petilasan Gajah Mada Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk
Abstrak
ABSTRAK Kata kunci : Akulturasi, Ritual Satu Suro, Petilasan Gajah Mada Masyarakat Jawa sangat percaya dengan adanya roh halus dan keajaiban yang ada di alam semesta dan alam gaib. Akulturasi Agama dan budaya adalah proses saling memengaruhi dan berinteraksi antara agama dan budaya yang menghasilkan perubahan dalam masing-masing unsur tersebut. . Proses Akulturasi terjadi ketika dua kelompok Budaya atau Agama bertemu dan terlibat dalam kontak yang intens, yang mengarah pada adopsi unsur-unsur Budaya atau Agama satu sama lain. Bertepatan dengan tempat penelitian yang berada disitus sejarah Petilasan Gajah Mada di Desa Lambangkuning Kecamatan KertosonoPenelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif sebagaimana dikemukakan oleh Lexi J. Moleong yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya prilaku, persepsi, motivasi, tindakan Masyarakat Jawa yang mempercayai kesakralan bulan suro dan menjadikan mereka melakukan berbagai macam bentuk ritual diantaranya Caos Daharan. .Acara caos daharan adalah salah satu dari banyak kegiatan yang dilakukan selama prosesi ritual suro di petilasan Gajah. di lokasi petilasan yang dianggap suci oleh Masyarakat sekitar. Ritual Satu Suro yang dilestarikan oleh masyarakat Desa Lambangkuning menunjukkan keharmonisan budaya dan agama. Menurut Geertz, agama adalah sistem budaya di mana budaya dan agama saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.Mayoritas masyarakat Desa Lambangkuning adalah beragama Islam namun tidak sedikit dari mereka yang masih meyakini dan mempercayai roh atau arwah leluhur yang sudah meninggal, tempat dan benda keramat. .pelaksanaan Prosesi Ritual di Petilasan Gajah Mada dengan prosesi Satu Suro ditempat lain adalah menggunakan beberapa syarat dan sesaji khusus seperti pada saat Prosesi Caos dahar yang dilakukan oleh 16 remaja putri yang dinamakan Manggolo.
Sitasi
ROSID , MOH AINUR . (2024). Akulturasi Agama Dan Budaya Lokal Dalam Ritual Satu Suro Di Petilasan Gajah Mada Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
MOH AINUR ROSID
ainurrsd704@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | MOH AINUR ROSID |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 13 Jun 2024 |
| Dibuat: | 13 Jun 2024 07:12 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:50 |