Etika Berkomunikasi Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Relevansinya Di Era Gen Z

Published ID 187 views 197 downloads
Abstrak

Komunikasi adalah suatu hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia karena segala gerak dan tingkah laku manusia selalu disertai oleh hal yang bernama komunikasi. Dampak kemajuan zaman, nilai-nilai etika berkomunikasi manusia mulai menurun. Kurangnya pengetahuan etika komunikasi dapat mengakibatkan kesalahpahaman yang menjadi sebab perselisihan dan pertengkaran sehingga dapat memecahbelahkan antar manusia. Kebiasaan berbicara keras, seperti membentak, marah-marah, menghina, menghasut, mengadu domba, mengancam, dan sebagainya dapat menimbulkan pertengkaran, perang mulut, dan konflik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana etika berbicara di era Gen Z dalam Al-Quran Perspektif tafsir Al-Misbah. Masalah penelitian ini akan dirumuskan ke dalam dua rumusan masalah yakni : bagaimana etika berkomunikasi dalam Al-Quran dan bagaimana penafsiran etika berkomunikasi perspektif tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab dan implementasiannya di era Gen Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan atau library research yang bertujuan untuk mengetahui etika berkomunikasi dalam Al-Qur‘an Perspektif Tafsir Al-Misbah, yaitu dengan memperoleh sumber data dari hasil pemikiran Quraish Shihab dan beberapa artikel, jurnal, buku, dan lain sebagainya yang terkait dengan tema yang akan dibahas. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis, dan menggunakan pendekataan metode tafsir kontemporer. Hasil penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa ditemukan beberapa hal tentang pentingnya menjaga etika berkomunikasi di era gen Z dalam Tafsir Al-Misbah. Pertama, pentingnya menjaga ucapan kepada orang yang lebih tinggi derajatnya dari kita terutama orang tua dengan prinsip qaulan kari>man dan qaulan layyinan, menjaga ucapan kepada sesama atau sederajat seperti kepada teman sederajat dengan prinsip qaulan sadi>dan dan qaulan bali>ghan, menjaga ucapan kepada yang lebih rendah derajatnya dari kita seperti kepada orang miskin dan anak yatim dengan prinsip qaulan ma‘rufan dan qaulan maisu>ran. Kedua, relevansi etika berkomunikasi di era gen z sesuai dengan perspektif sosiologi dan psikologi yaitu etika berkomunikasi secara teknologi melalui media sosial yang menjadi permasalahan saat ini dan etika berkomunikasi secara adat istiadat atau kebiasaan yang ada di masyarakat. Dalam hal ini, pentingnya menjaga ucapan sangat ditekankan kepada semua orang terutama pada era Gen Z. Untuk itu, penelitian ini mengkhususkan untuk selalu menjaga komunikasi saat bermedia sosial dan menjaga ucapan sesuai adat istiadat masyarakat yang ada pada era gen Z saat ini.

Sitasi

Solequdin , Mochammad Anas .   (2024). Etika Berkomunikasi Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Relevansinya Di Era Gen Z. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Mochammad Anas Solequdin

mochammadanas99@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Mochammad Anas Solequdin
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 26 Jul 2024
Dibuat: 26 Jul 2024 07:48
Diupdate: 08 May 2026 22:43