Hubungan Antara Self Compassion Dengan Resiliensi Pada Remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar
Abstrak
RIKE NUR AZIZA. Dosen Pembimbing (1) Dr. M. Mu’tashim Billah, M.A dan (2) Shofi Mirwani, M.Psi, Psikolog. Hubungan Antara Self Compassion Dengan Resiliensi Pada Remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar. Skripsi, Progam Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN), 2023. Kata Kunci: Self Compassion, Resiliensi, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Menjalani kehidupan sebagai anak didik pemasyarakatan pastinya sulit diterima untuk kedepannya dan akan banyak mengalami penderitaan. Dengan waktu yang cukup lama, narapidana akan mengalami berbagai perubahan situasi dan lingkungan. Masalah ini yang sering terjadi di LPKA dan memberikan dampak negatif pada psikologis. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan untuk bangkit kembali dari keterpurukan agar menjadi lebih baik lagi atau disebut dengan resiliensi. Serta situasi yang dapat menggambarkan bagaimana seseorang dapat bertahan, memahami, dan menemukan makna dalam kesulitan adalah self compassion. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui seberapa besar tingkat self compassion pada remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar. (2) Mengetahui seberapa besar tingkat resiliensi pada remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar. (3) Mengetahui adakah hubungan antara self compassion dengan resiliensi di Lembaga Pembinaan Khusus anak (LPKA). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan uji korelasional. Peneliti mengambil tempat penelitian di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar dengan sampel berjumlah 62 remaja yang berada di LPKA, dimana semua jumlah populasi dijadikan sampel karena kurang dari 100 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Instrument penelitian berupa skala self compassion dari teori Kristin Neff dan skala resiliensi dari teori Reivich dan Shatte. Teknik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan korelasi sederhana dengan bantuan progam SPSS 22 for windows. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan hasil uji hipotesis menggunakan SPSS 22 menunjukkan bahwa terdapat sebesar 40,32% remaja dengan kategori yang memiliki resiliensi sedang, dan sebesar 39% remaja yang memiliki self compassion sedang. Hal ini menunjukkan bahwa diperoleh nilai signifikansi (2- tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak yang mana terdapat hubungan yang positif antara self compassion dengan resiliensi pada remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar.
Sitasi
AZIZA , RIKE NUR . (2024). Hubungan Antara Self Compassion Dengan Resiliensi Pada Remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
RIKE NUR AZIZA
azizarike@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | RIKE NUR AZIZA |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 30 Jul 2024 |
| Dibuat: | 30 Jul 2024 07:20 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:43 |