Implementasi Moderasi Beragama Pada Masyarakat Multikultural Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Tahun 2024

Published ID 89 views 106 downloads
Abstrak

PUTRA BINTAN ADI NUGROHO, Dosen Pembimbing SHEILA FAKHRIA, M.H. dan ANI MARATUL HAMIDAH M.Pd.I., Implementasi Moderasi Beragama Pada Masyarakat Multikultural Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Tahun 2024, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri, 2024. Kata Kunci: Implementasi, Moderasi Beragama, Multikultural Mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, tetapi ada juga komunitas Hindu, Buddha, Kristen, dan kepercayaan tradisional. Menghargai keberagaman ini memungkinkan hidup damai dan maju bersama, meskipun perbedaan agama bisa menjadi sumber konflik. Karena itu, moderasi beragama penting, seperti yang terlihat pada masyarakat multikultural di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pemahaman masyarakat multikultural Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri tentang moderasi beragama. (2) Mendeskripsikan implementasi moderasi beragama masyarakat multikultural Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Desa Tarokan, meliputi komunitas Muslim, Hindu, dan penganut kepercayaan tradisional Sapta Darma, menjadi contoh menarik dalam studi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Pengecekan keabsahan temuan memakai ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Partisipan penelitian meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tarokan dari berbagai latar belakang agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) masyarakat multikultural Desa Tarokan memiliki pemahaman yang baik tentang moderasi beragama. Dibuktikan dengan kajian teori menurut Kemenag, Lukman Hakim Saifuddin, Quraish Shihab, dan temuan penelitian pada masyarakat multikultural di Desa Tarokan menunjukkan kesesuaian dalam pemahaman tentang moderasi beragama. Pemahaman ini mencakup penerapan sikap moderat dalam beragama dengan menghargai perbedaan dan menjaga kerukunan antarumat beragama. (2) Masyarakat multikultural Desa Tarokan berhasil mengimplementasikan indikator moderasi beragama yang ditetapkan oleh Kemenag RI, seperti komitmen kebangsaan, toleransi, penolakan kekerasan, dan adaptasi dengan budaya lokal. Terlihat dalam kegiatan keagamaan, seperti upacara pembakaran Ogoh-ogoh pada perayaan Nyepi yang melibatkan pemuda Muslim. Pemerintah Desa turut berperan dengan menyediakan fasilitas seperti mobil siaga, sementara umat Islam menunjukkan penghormatan dengan menyesuaikan aktivitas keagamaan selama Nyepi.

Sitasi

Nugroho , Putra Bintan Adi .   (2024). Implementasi Moderasi Beragama Pada Masyarakat Multikultural Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Tahun 2024. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Putra Bintan Adi Nugroho

mpbanipin7@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Putra Bintan Adi Nugroho
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 21
Tanggal Publikasi: 31 Jul 2024
Dibuat: 31 Jul 2024 04:46
Diupdate: 08 May 2026 22:43