Pengaruh Resesi Global terhadap Harga Saham Sektor Properti dan Real Estat di Bursa Eefek Indonesia
Abstrak
Inflasi didefinisikan sebagai peningkatan umum dan berkesinambungan dalam harga barang dan jasa selama suatu jangka waktu tertentu. Suku bunga memiliki definisi biaya peminjaman mengacu pada jumlah yang perlu dikeluarkan sebagai imbalan atas penggunaan dana yang dipinjam. Sedangkan harga saham merupakan harga yang berlaku pada waktu khusus di bursa saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi inflasi, suku bunga, dan harga saham sektor properti di Bursa Efek Indonesia saat terjadi resesi global. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan inflasi dan suku bunga terhadap harga saham sektor properti di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menerapkan jenis penelitian asosiatif untuk menemukan apakah terdapat pengaruh antara variabel-variabel yang memiliki sifat kausal. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laman website resmi Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia. Penelitian ini melibatkan semua perusahaan bidang properti dan real estat yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 sampai kuartal II 2023 sebagai populasi. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sampel purposive. Berdasarkan kriteria sampel yang telah ditetapkan, diperoleh 5 perusahaan sampel yang menghasilkan 70 data laporan statistik BEI. Analisis data memanfaatkan program IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi inflasi, suku bunga, dan harga saham sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ketika terjadi resesi global memiliki kategori sedang. Hasil analisis data secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan dalam menetapkan harga saham di sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan suku bunga berpengaruh signifikan dalam menetapkan harga saham di sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara simultan inflasi dan suku bunga berpengaruh signifikan dalam menetapkan harga saham di sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Inflasi dan suku bunga berkontribusi dalam menetapkan harga saham di sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebesar 8,8%, sedangkan sebesar 91,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti seperti nilai tukar (kurs), price to book value (PBV), earning per share (EPS), price earning ratio (PER), return on asset (ROA), dan return on investment (ROI).
Sitasi
Azizah , Rina Avi Nur . (2024). Pengaruh Resesi Global terhadap Harga Saham Sektor Properti dan Real Estat di Bursa Eefek Indonesia. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Rina Avi Nur Azizah
rinaavi6@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Rina Avi Nur Azizah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 02 Aug 2024 |
| Dibuat: | 02 Aug 2024 07:26 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:40 |