Peran Budaya Organisasi Dalam Meningatkan Kinerja (Studi Pada NU CARE LAZISNU MWCNU Prambon, Nganjuk)

Published ID 124 views 122 downloads
Abstrak

Budaya organisasi merupakan nilai atau keyakinan, pemahaman yang di pegang teguh oleh pengurus atau anggota suatu organisasi. Budaya organisasi pada Lazisnu Prambon ialah value atau nilai-nilai yang selalu di terapkan pada lembaga sehingga menjadi kebiasaan dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan dengan baik dan maksimal. Kinerja merupakan hasil yang diperoleh oleh suatu organisasi baik bersifat profit oriented dan non profit oriented yang dihasilkan selama satu periode. Kinerja pada Lazisnu Prambon ditunjukkan pada peningkatan di penghimpunan dan pentasyarufan, beberapa program kerja, membaiknya citra lembaga serta kualitas para pengurusnya. Peran budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja mampu memberikan semangat para pengurus dalam menjalakan setiap aktivitasnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan budaya organisasi dan menganalisa peran budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja di NU CARE-LAZISNU MWCNU Prambon, Nganjuk.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder, sedangkan metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti mengecek keabsahan data dengan ketekunan pengamatan, triangulasi, perpanjangan partisipasi peneliti. Sedangkan analisis dilakukan dengan tiga tahapan yakni reduksi data, paparan dan sajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) budaya organisasi yang di terapkan di NU CARE LAZISNU MWCNU Prambon, Nganjuk ialah khidmah, menjaga nama baik Nahdatul Ulama (NU), filantropis, inovatif, pelaksanaan madrasah amil, syiar ke-NU an, diklatsus (pendidikan dan pelatihan khusus). (2) Peran budaya organisasi sangat mempengaruhi peningkatan kinerja di NU CARE-LAZISNU MWCNU Prambon, Nganjuk. Peningkatan di tunjukkan pada indikator kuantitas seperti peningkatan penghimpunan dan pentasyarufan, peningkatan yabila, peningkatan penerima zakat mal serta penghargaan yang telah di raih. Kualitas kerja diketahui dari pembagian tugas di setiap acara serta absensi yang di sediakan setiap acara. Pengukuran kerjasama diukur melalui seringnya rapat koordinasi dan adanya kerjasama dari beberapa toko, rumah sakit dan komunitas. Untuk tanggung jawab diterapkan melalui budaya organisasi menjaga nama baik NU serta bentuk khidmah dengan ikhlas melaksanakan tugas pengambilan koin NU. Selain peningkatan kinerja yang ada tetap ada kekurangan dan juga kendalanya yaitu masih banyak pengurus yang kurang peduli dengan oganisasi, keterbatasan waktu pengurus untuk melaksanakan dan berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan ZIS serta masih banyak pengurus yang belum memahami ilmu zakat secara mendalam. Pengaruh budaya organisasi dapat menumbuhkan semangat para pengurusnya.

Sitasi

Suciati , Eka Fitri .   (2024). Peran Budaya Organisasi Dalam Meningatkan Kinerja (Studi Pada NU CARE LAZISNU MWCNU Prambon, Nganjuk). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Eka Fitri Suciati

ekasuci540@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Eka Fitri Suciati
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 05 Aug 2024
Dibuat: 05 Aug 2024 07:28
Diupdate: 08 May 2026 22:38