Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di SMAN 6 Kota Kediri
Abstrak
Salsa Thoriqsi. Dosen Pembimbing Prof. Dr. Hj. MUNIFAH, M.Pd Dan NURUL HUDA PURNOMO, M.Pd, Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di SMAN 6 Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah. Iain Kediri. 2024. Kata Kunci : Manajemen Kurikulum, Kurikulum Merdeka, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Manajemen kurikulum merupakan sebuah sistem pengelolaan kurikulum yang menjadi bagian dari sebuah pendidikan nasional, memiliki tujuan untuk mewujudkan generasi yang berkarakter, mengembangkan kemampuan kognitif, efektif, dan psikomotor. Pendidikan berfungsi membentuk manusia yang intelek dan berkarakter. Hal ini diperlihatkan adanya kurikulum "Merdeka Belajar" pada tahun 2022 yang memiliki konsep kebebasan dalam berfikir kepada guru maupun peserta didik untuk berkreasi sehingga dapat mengali bakat dan menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahap-tahap implementasi kurikulum merdeka belajar dalam membentuk karakter peserta didik di SMAN 6 Kota ediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah waka kurikulum, guru, tata usaha, dan peserta didik. Analisis data diperoleh melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Perencanaan strategi kurikulum merdeka mempersiapkan secara mandiri dengan mempertimbangkan kesiapan guru dan mendaftarkan sekolah secara online. Program dari kurikulum merdeka di SMAN 6 Kota Kediri yakni menentukan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mengukur kemajuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran (TP) yang telah ditetapkan. Penyusunan alur tujuan pembelajaran (ATP) pada mata pelajaran. Penentuan jadwal didasari atas berbagai pertimbangan mulai dari kegiatan sekolah supaya tidak bentrok. Perencanaan anggaran dana dilakukan pada awal tahun ajaran baru. 2) Pengorganisasian kurikulum merdeka dengan membentuk tim fasiliator terdiri dari 7 anggota. Merancang dimensi, tema dan alokasi waktu P5 mengusung tema Suara Demokrasi dan Bangunlah Jiwa Raganya. Pembagian tugas dengan menentukan tema lalu para pendidik membagi tugas pada masing-masing bidang dan kewajibannya. 3) Pelaksanaan kurikulum menggunakan prinsip yang tak hanya mengembangkan kemampuan kognitif tetapi juga nonkognitif secara holistik dan berkelanjutan seperti kegiatan P5. Metode pembelajaran setiap guru bervariasi sesuai dengan kemampuan masing-masing guru dalam mengajar. Modul ajar yang diusung dengan tema Suara Demokrasi dan Bangunlah Jiwa Raganya dalam proyek P5. Pihak sekolah mengadakan workshop/pelatihan untuk para guru dalam mempelajari kurikulum merdeka. Waktu pembelajaran korikuler berbasis proyek dilakukan di luar jadwal pelajaran rutin, lebih fleksibel. 4) Evaluasi pembelajaran kurikulum dengan melakukan tes ujian tertulis dan praktek dengan CBT. Evaluasi dalam kegiatan proyek P5 berlangsung saat kegiatan dilaksanakan. Kendala yang dialami oleh para guru mereka belum terlalu paham dengan P5 walaupun begitu para guru sudah berusaha secara maksimal.
Sitasi
Thoriqsi , Salsa . (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di SMAN 6 Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Salsa Thoriqsi
salsathoriqsi28@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Salsa Thoriqsi |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 08 Aug 2024 |
| Dibuat: | 08 Aug 2024 01:40 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:38 |