Etika Berbusana Muslimah Dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab Ayat 59 (Studi Komparatif Antara Tafsir Al-Thabari dan Tafsir Al-Misbah

Published ID 88 views 166 downloads
Abstrak

Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi, terdapat transformasi signifikan cara perempuan Muslim memahami dan mengadopsi etika berpakaian yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Salah satu fenomena yang mencolok adalah adanya variasi gaya busana Muslimah yang berkembang pesat, mencakup penggabungan elemen tradisional dengan tren fashion modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika berbusana muslimah dalam Al-Qur’an Surat Al Ahzab Ayat 59 menurut tafsir At-Thabari dan tafsir Al-Misbah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan atau library research yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tafsir antara At-Thabari dan Al-Misbah mengenai etika berbusana dalam Al-Qur’an Surat Al Ahzab Ayat 59. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui dokumentasi. Analisis data yang disajikan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi atau content analysis. Adapun rumusan masalahnya yaitu terkait (1) Bagaimana etika berbusana muslimah dalam Al-Qur’an Surat Al Ahzab Ayat 59 dan (2) Bagaimana etika berbusana muslimah dalam Al-Qur’an menurut mufasir Ibnu Jarir at-Thabari dalam kitab Tafsir al-Thabari dan mufasir M. Quraish Shibab dalam Kitab Tafsir Al-Misbah. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Surat Al Ahzab Ayat 59 merupakan suatu pedoman yang ada di Al-Qura’an yang mana mengajarkan mengenai bagaimana etika berbusana khususnya bagi perempuan muslim. Ayat ini mewajibkan untuk menutup sebagian tubuh dengan menggunakan kerudung atau hijab. Kewajiban muslimah dalam memakai kerudung atau hijab bukan hanya memandang pakaian hanya sekedar penutup tubuh. (2) Perbedaan tafsir surat Al Ahzab ayat 59 menurut tafsir At-Thabari dan Al-Misbah yaitu, Model dari jilbab menurut kitab Tafsir At-Thabari yaitu menutup semua bagian kepala hingga menyisakan kedua bola mata saja yang terlihat. Penafsiran terkait model jilbab tersebut lebih mudah dipahami bagi masyarakat Arab karena mirip dengan budaya dan kondisi lingkungan di Arab. Masyarakat Arab sudah mengenal cadar jauh sebelum datangnya islam. Sedangkan Model dari jilbab menurut Tafsir Al-Misbah penafsiran jilbab sendiri lebih mengarah kepada pakaian yang menutupi badan, sehingga harus longgar dan menutupi semua badan dan pakaian. Model Jilbab sendiri pada kitab tafsir Al-Misbah disebutkan bermacam-macam sesuai perbedaan keadaan dan mengarah kepada adat kebiasaan.

Sitasi

Widiastutik , Siti Bayu .   (2024). Etika Berbusana Muslimah Dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab Ayat 59 (Studi Komparatif Antara Tafsir Al-Thabari dan Tafsir Al-Misbah. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Siti Bayu Widiastutik

sitibay1011@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Siti Bayu Widiastutik
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 34
Tanggal Publikasi: 09 Aug 2024
Dibuat: 09 Aug 2024 06:41
Diupdate: 08 May 2026 22:36