Implementasi Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kualitas Membaca Kitab Kuning Santri Di Pondok Pesantren Haji Yakub Lirboyo Kota Kediri
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kualiatas santri dalam membaca kitab kuning. Ada hal menarik yang peneliti temukan yaitu dalam kegiatan sorogan yaitu pondok pesantren memberikan waktu khusus untuk melaksanakan kegiatan ini dalam meningkatkan kualitas membaca kitab kuning santri. Metode sorogan terbukti lebih efektif sebagai tingkatan utama atau permulaan bagi Dengan adanya metode ini santri diharapkan dapat mrningkatkan kualitas membaca kitab kuning. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan strategi apa saja yang di gunakan oleh mustahiq dalam penerapan metode sorogan kitab kuning di Pondok Pesantren Haji Ya‟qub Lirboyo Kediri. 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan metode sorogan kitab kuning di Pondok Pesantren Haji Ya‟qub Lirboyo Kediri. 3) Mendeskripsikan solusi dari faktor penghambat metode sorogan kitab kuning santri di Pondok Pesantren Haji Ya‟qub Lirboyo Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data diperoleh dari kepala pondok, koordinator sorogan dan santri dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan melakukan trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Implementasi metode sorogan dalam meningkatkan kualitas membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Haji Ya‟qub Lirboyo dilaksanakan melalui beberapa langkah termasuk persiapan awal atau tahap menyediakan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan, pembentukan kelompok oleh pengurus kegiatan sorogan, pelaksaan sorogan di hari minggu dan senin dan diawasi langsung oleh pengurus. 2) Faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan metode sorogan di Pondok Pesantren Haji Ya‟qub Lirboyo berbagai macam. Adapun faktor penghambatnya ialah kurangnya kesadaran para santri, mentalisme, keterbatasan waktu, dan kurangnya pemahaman dari santri. Sedangkan faktor pendukungnya ialah perhatian para pengurus pondok, adanya materi, dan antusias para santri. 3) Solusi dari faktor penghambat implementasi metode sorogan yaitu mengabsen dan memberikan ta‟ziran, guru harus bersikap professional dan membaur, memanfaatkan waktu luang untuk sorogan di luar kelas, dan lebih giat dalam belajar kitab kuning.
Sitasi
Alfarizky , Mohammad Ilham . (2024). Implementasi Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kualitas Membaca Kitab Kuning Santri Di Pondok Pesantren Haji Yakub Lirboyo Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Mohammad Ilham Alfarizky
ilhamalfarizky777@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Mohammad Ilham Alfarizky |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 21 Aug 2024 |
| Dibuat: | 21 Aug 2024 06:40 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:32 |