Strategi Adaptasi Wanita Tuna Susila Terhadap Aturan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri

Published ID 153 views 135 downloads
Abstrak

Penyesuaian diri klien WTS sangat penting dilakukan untuk menunjang keberlangsungan hidup dan berinteraksi di lingkungan UPT RSBKW. Dengan memasuki lingkungan yang baru serta aturan baru dalam kehidupannya, mereka berusaha untuk menyesuaikan bahkan mulai menerima sebagian kegiatan di UPT RSBKW melalui proses adaptasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dalam penyusunan penelitian ini didapatkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan beberapa tahapan, diantaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,dan melakukan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan analisis teori Fungsionalisme Struktural oleh Talcott Parsons. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Strategi adaptasi yang dilakukan oleh klien WTS di UPT RSBKW Kediri dijelaskan melalui konsep AGIL. Adaptation, Bentuk adaptasi yang dilakukan di UPT RSBKW Kediri yaitu adaptasi pegawai di UPT RSBKW yaitu pegawai melakukan pendekatan dengan klien WTS untuk menggali informasi terkait permasalahan WTS, adaptasi klien WTS di UPT RSBKW yaitu WTS melakukan penyesuaian diri terhadap aturan, melakukan kebiasaan baru selama rehabilitasi, adaptasi UPT RSBKW yaitu proses penyesuaian atau pengembangan UPT RSBKW dalam memenuhi kebutuhan yang berubah dari WTS. Goal Attainment, Tujuan adanya peraturan asrama dalam kegiatan UPT RSBKW yaitu tujuan bagi pendamping yaitu memberikan dukungan, bimbingan, dan bantuan agar klien WTS mampu beradaptasi terhadap aturan, tujuan bagi klien WTS yaitu memulihkan rasa percaya diri dan merubah perilaku kedisiplinan, dan tujuan bagi UPT RSBKW yaitu menerapkan kemandirian serta tanggung jawab pada WTS. Integration, langkah-langkah proses integrasi yaitu kegiatan bimbingan mental yaitu siraman rohani,pengajian,keagamaan,bimbingan sosial yaitu morning meeting, bimbingan fisik yaitu senam,olahraga dan bimbingan keterampilan yaitu tata boga,tata rias wajah,tata rias rambut,menjahit. Latency, pemeliharaan pola di lakukan agar kegiatan tetap berjalan yaitu pertemuan berkala yaitu mempertahankan semua kegiatan rehabilitasi agar tetap berjalan, pertemuan evaluasi yaitu guna mengetahui hambatan dari WTS, dan pemanfaatan waktu luang yaitu membuat kerajinan tangan,rekreatif yaitu serangkaian permainan. 2) perubahan perilaku disiplin klien WTS yang diperoleh melalui penerapan aturan dalam pelaksanaan rehabilitasi memberikan manfaat bagi klien WTS yaitu meningkatnya rasa percaya diri, menumbuhkan sikap tanggung jawab, meningkatnya keterampilan pada klien WTS, membantu klien WTS untuk lebih fokus dengan tujuannya.

Sitasi

Anjarwati , Desi .   (2024). Strategi Adaptasi Wanita Tuna Susila Terhadap Aturan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Desi Anjarwati

desianjar0712@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Desi Anjarwati
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 18
Tanggal Publikasi: 27 Aug 2024
Dibuat: 27 Aug 2024 04:16
Diupdate: 08 May 2026 22:24