Childfree Dalam Al-Quran Surat An-Nahl Ayat 72 Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman
Abstrak
AINUN FRISCHA RIZMANTI, Dosen Pembimbing (1) Dr. Robingatun, M.Pd.I dan (2) Yuliana Desi Rahmawati, M.Ag, Childfree Dalam AlQur’an Surat An-Nahl Ayat 72 Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2024. Kata Kunci: Childfree, QS. An-Nahl: 72, Double Movement Fazlur Rahman Era globalisasi, banyak sekali memberikan dampak terhadap proses kehidupan manusia, baik dari segi teologis, gaya hidup, pola pikir, psikis, bahkan prinsip hidup. Ciri khas dari manusia yang hidup dalam zaman modernisasi saat ini adalah mudah mengikuti gaya hidup orang Barat. Salah satunya yaitu fenomena childfree. Fenomena childfree tersebut diadopsi dari gaya berpikir Barat yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam Islam yang tertuang di dalam al-Qur’an. Pada penelitian ini penulis mengkaji fenomena childfree dalam QS. An-Nahl ayat 72, dengan menggunakan metode analisis teori double movement yang digagas oleh Fazlur Rahman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research. Metode pengumpulan data dengan menggunakan sumber primer yang berupa al-Qur’an dan beberapa kitab tafsir lainnya. Sedangkan sumber sekunder berupa jurnal, artikel, buku, tesis, maupun sumber lainnya yang dapat dipertanggung jawabkan kebenaran datanya. Adapun observasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi non pastisipan. Objek dari observasi tersebut adalah beberapa kanal Youtube yang membahas mengenai childfree, di antaranya, Nu Online, Menjadi Manusia dan Filmore Uncensored. Hasil dari penelitian ini bahwa fenomena pasangan sumai-istri yang memilih hidup childfree tidak sesuai dengan hasil penafsiran terhadap QS. An-Nahl ayat 72. Namun, setelah melalui dua tahapan dalam teori double movement maka konsep childfree dalam Al-Qur’an diperbolehkan jikalau memang ada beberapa faktor seperti kesehatan yang mempengaruhi daya tahan tubuhnya, sehingga tidak dapat memiliki anak, dan sudah mempertimbangkan dari segi mashlahah keputusannya tersebut. Namun, jika childfree ini sudah diniatkan dari awal atau bahkan sudah menjadi prinsip hidupnyaa, tanpa adanya alasan yang jelas, atau hanya sebatas kekhawatirannya terhadap keberlangsungan hidup seorang anak dan dirinya masih bisa mengusahakan hal tersebut. Maka childfree tidak diperbolehkan, karena dilakukan hanya sebatas mengikuti trend sosialnya saja. Meskipun ketidakbolehan ini tidak sampai pada taraf haram.
Sitasi
Rizmanti , Ainun Frischa . (2024). Childfree Dalam Al-Quran Surat An-Nahl Ayat 72 Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Ainun Frischa Rizmanti
ainunfrischaa@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Ainun Frischa Rizmanti |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 27 Aug 2024 |
| Dibuat: | 27 Aug 2024 07:56 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:22 |