Kebermaknaan Hidup Pada Remaja Korban Kekerasan Seksual Di Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri
Abstrak
SITI HANARIFATUL NURAZIZAH, Dosen Pembimbing YULI DARWATI, M.Si dan Dosen Pembimbing dan NUR AZIZ AFANDI, S.Psi., M.Si, Kebermaknaan Hidup pada Remaja Korban Kekerasan Seksual di Yayasan Rumah Aman Rodhiyah Kota Kediri, Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, 2024. Kata Kunci: Kebermaknaan Hidup, Remaja, Korban Kekerasan Seksual Kebermaknaan hidup adalah keaadan terbebasnya individu dari perasaan ketidakbermaknaan dalam hidupnya dengan adanya tujuan hidup. Pengalaman tidak menyenangkan yang dialami remaja yang menjadi korban kekerasan seksual sehingga korban mengalami ketidakbermaknaan dalam hidup dengan ingin mengakhiri hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan mendeskripsikan bentuk kekerasan yang didapatkan remaja korban kekerasan seksual di Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri (2) Mendiskripsikan proses kebermaknaan hidup remaja korban kekerasan seksual di Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri (3) Mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kebermaknaan hidup remaja korban kekerasan seksual di Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 subjek. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber dan waktu. Hasil dari penelitian ini ditemukan (1) Bentuk kekerasan yang didapatkan subjek AA berupa pemerkosaan sedangkan LA berupa pemerkosaan dan pelecehan seksual (2) Proses kebermaknaan hidup AA, meliputi a) Tahap penderitaan: dampak kekerasan seksual b) Tahap penerimaan diri: konsultasi, pemahaman diri, dan ibadah c) Tahap penemuan makna: sekolah dan membahagiakan orangtua d) Tahap realisasi makna: hobi, mengubah pola pertemanan e) Tahap kehidupan bermakna: bertanggungjawab atas tujuan hidup, bersyukur dan bahagia. Sedangkan tahap kebermaknaan LA, meliputi a) Tahap penderitaan: dampak kekerasan seksual b) Tahap penerimaan diri: konsultasi (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi kebermaknaan hidup meliputi faktor internal berupa sikap optimis, pendalaman tri nilai serta ibadah dan Faktor eksternal berupa dukungan sosial dari keluarga, Yayasan Rumah Aman Rodhiyah, teman dekat dan masyarakat. Sedangkan faktor internal tidak terdapat pada diri subjek LA dan faktor eksternal berupa dukungan dari Ayah dan Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri.
Sitasi
Nurazizah , Siti Hanarifatul . (2024). Kebermaknaan Hidup Pada Remaja Korban Kekerasan Seksual Di Yayasan Rodhiyah Rumah Aman Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Siti Hanarifatul Nurazizah
Hanarifatu13@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Siti Hanarifatul Nurazizah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 03 Sep 2024 |
| Dibuat: | 03 Sep 2024 07:24 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:21 |