KEMATANGAN EMOSIONAL PADA WANITA YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus Di Desa Tambak Sawah Waru Sidoarjo)
Abstrak
DWI FANIS RAHMA, 2024. Kematangan Emosional Pada Wanita yang melakukan Pernikahan Dini di Desa Tambak Sawah Waru Sidoarjo. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri Dosen Pembimbing (1) Moch. Irfan Burhani, M.Si dan (2) Fidia Astuti M.Psi. Kata Kunci: Kematangan Emosional, Wanita dan Pernikahan Dini Kematangan emosi adalah kondisi dimana seseorang mampu mengendalikan keadaan emosi seseorang yang berpikir secara matang. Pernikahan pada umumnya dilakukan oleh wanita yang sudah memiliki kematangan emosi, karena adanya kematangan emosi pada wanita yang melakukan pernikahan dini dapat menjaga kelangsungan pernikahannya. Namun faktanya pada masyarakat juga terjadi pernikahan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kematangan emosional pada wanita yang melakukan pernikahan dini di desa tambak sawah waru sidoarjo, dan mengetahui apa faktor yang mempengaruhi kematangan emosional pada wanita yang melakukan pernikahan dini di desa tambak sawah waru sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif menggunakan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Tambak Sawah Waru Sidoarjo, dengan subjek yang berjumlah 5 wanita yang melakukan pernikahan dini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilaukan dengan meningkatkan ketekunan/kecermatan dalam penelitian dan Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kelima subjek yang telah peneliti teliti tidak ada subjek yang memenuhi ketiga aspek tersebut. Faktor Yang Mempengaruhi Kematangan Emosional Pada Wanita Yang Melakukan Pernikahan Dini di Desa Tambak Sawah Waru Sidoarjo, hal ini terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kematangan emosioanl pada wanita yang melakukan pernikahan dini yaitu faktor keluarga, faktor pendidikan dan faktor pengalaman hidup. Faktor keluarga yang muncul mampu membagi peran untuk anak, faktor pendidikan yang muncul mampu mensejahterahkan mental dan faktor pengalaman hidup muncul dari pengalaman hidup yang dilalui.
Sitasi
RAHMA , DWI FANIS . (2024). KEMATANGAN EMOSIONAL PADA WANITA YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus Di Desa Tambak Sawah Waru Sidoarjo). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
DWI FANIS RAHMA
dwifanisrahma@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | DWI FANIS RAHMA |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 09 Sep 2024 |
| Dibuat: | 09 Sep 2024 02:26 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:18 |