HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA PENGURUS RAYON PMII “AUFKLARUNG” SAKA NEGARA TAHUN 2021/2022

Published ID 107 views 175 downloads
Abstrak

FATIMATUZ ZAHRO, Dosen Pembimbing LUTHFI ATMASARI, M. Psi., Psikolog dan ARISA RAHMAWATI ZAKIYAH, M.Si.: Hubungan antara Self- Efficacy dengan Quarter Life Crisis pada Pengurus Rayon PMII “Aufklarung” Saka Negara Tahun 2021/2022. Kata Kunci: Self-Efficacy, Quarter Life Crisis, Pengurus Rayon Dewasa awal merupakan fase peralihan individu dari remaja menuju dewasa yang terjadi dari usia 18-25 tahun. Mahasiswa termasuk dalam golongan yang memasuki masa dewasa awal. Mahasiswa yang menjadi Pengurus Rayon (PR) PMII “Aufklarung” Saka Negara Tahun 2021/2022 memiliki kondisi yang khas dalam menciptakan iklim yang bernuansa behavioris, yakni pola perilaku individu dipengaruhi oleh lingkungan. Fase kekhawatiran yang dialami oleh PR PMII “Aufklarung” Saka Negara seperti harapan dan mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan, relasi yang dibangun, tugas dan pekerjaan yang dilakukan belum maksimal, kehidupan bekerja, tuntutan dari orang tua untuk lulus tepat waktu, dan berbagai tugas perkembangan serta tuntutan lainnya membuat individu mengalami masa sulit yang penuh kegelisahan. Rayon “Aufklarung” Saka Negara memiliki berbagai macam pola pembiasaan yang mendorong anggotanya untuk memberdayakan diri, sehingga outputnya setiap anggota memiliki keyakinan yang tinggi terhadap kemampuannya dalam menghadapi masa krisis yang tengah dialami pada fase peralihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat self-efficacy dan tingkat quarter life crisis pada PR PMII “Aufklarung” Saka Negara, serta untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara self-efficacy dengan quarter life crisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini merupakan anggota aktif Pengurus Rayon PMII “Aufklarung” Saka Negara Tahun 2021/2022 dengan jumlah populasi 40 orang. Pengambilan sample ditentukan dengan teknik non-probability sampling yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, melakukan wawancara, menyebarkan kuesioner dan dokumnetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengurus Rayon PMII “Aufklarung” Saka Negara Tahun 2021/2022 berdasarkan uji korelasi sederhana antara variabel self-efficacy dan quarter life crisis diperoleh hasil sebesar -0,388 dengan nilai sig. (2-tailed) 0,013. Berdasarkan pengambilan keputusan jika nilai sig. (2-tailed) <0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya terdapat hubungan antara selfefficacy dengan quarter life crisis pada Pengurus Rayon “Aufklarung” Saka Negara Tahun 2021/2022, dan dari uji korelasi sederhana tersebut menunjukkan bahwa arah hubungan yang terjadi pada variabel self-efficacy dan quarter life crisis adalah negatif dengan derajat hubungan yaitu korelasi lemah.

Sitasi

ZAHRO , FATIMATUZ .   (2024). HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA PENGURUS RAYON PMII “AUFKLARUNG” SAKA NEGARA TAHUN 2021/2022. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
FATIMATUZ ZAHRO

zahrofatimatuz409@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: FATIMATUZ ZAHRO
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 06 Sep 2024
Dibuat: 06 Sep 2024 06:21
Diupdate: 08 May 2026 22:19