Resepsi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur’an (Studi Living Qur’an Rumah Qur’an Sahabat Tuli Asy-Syukur Kediri)

Published ID 107 views 77 downloads
Abstrak

FARICHA CAHYA FAJRIANTI, Dosen Pembimbing DR. ZUHRI HUMAIDI, M.S.I. dan YULIANA DESI RAHMAWATI, M.AG, Resepsi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur’an (Studi Living Qur’an Rumah Qur’an Sahabat Tuli Asy-Syukur Kediri, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2024. Kata Kunci: Resepsi al-Qur’an, PDSRW, Living Qur’an Pada idealnya, al-Quran adalah kitab suci yang pesan-pesannya dapat ditangkap oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Namun, kenyataannya terdapat sekolompok individu yang mengalami kesulitan dalam membaca dan memahami pesan al-Quran, karena hambatan yang mereka miliki. salah satu individu tersebut adalah disabilitas sensorik rungu wicara. Perhatian pengajaran al-Quran terhadap para penyandang disabilitas sensorik rungu wicara masih terbilang kurang, terlebih lagi dalam hal mengajarkan tafsir dan pemaknaan al-Quran kepada mereka. Padahal, akses pemahaman al-Quran sangat penting untuk pengalaman keagamaan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait bagaimana resepsi disabilitas sensorik rungu wicara terhadap ayat-ayat al-Quran yang dikaji di Rumah Quran Sahabat Tuli Asy-Syukur Kediri. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode kualitatif. Adapun pendekatan yang penulis gunakan sebagai landasan untuk menganalisis data adalah fenomenologi dengan metode analisis-deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sekunder. sumber data primer yaitu, pendiri sekaligus pengajar, santri dan wali santri. Sedangkan, sumber data sekunder meliputi, buku, artikel, kitab, dokumentasi yang mendukung penelitian. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan pengajaran Al-Qur’an dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat pada pukul 15.00-17.00. Model pembelajaran yang digunakan adalah metode isyarat, yang terdiri dari dua metode: kitabah dan tilawah. Penulis menemukan bahwa resepsi eksegesis terwujud dengan bagaimana mereka memposisikan Al-Qur’an sebagai teks berbahasa arab yang memiliki makna, yang kemudian diinterpretasikan. Sementara itu, resepsi fungsional terlihat dalam penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sumber motivasi yang menghasilkan pola tindakan atau perilaku tertentu. Misalnya, ayat-ayat motivasi belajar mendorong praktik pembacaan Al-Fatihah sebelum dan sesudah pembelajaran. Ayat-ayat tentang ibadah memberikan semangat dalam disiplin belajar, dan ayat-ayat tentang bersyukur mempengaruhi sisi psikologis santri agar dapat menerima segala kondisi dengan hati yang lapang.

Sitasi

FAJRIANTI , FARICHA CAHYA .   (2024). Resepsi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur’an (Studi Living Qur’an Rumah Qur’an Sahabat Tuli Asy-Syukur Kediri). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
FARICHA CAHYA FAJRIANTI

saaltiaajah@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: FARICHA CAHYA FAJRIANTI
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 25
Tanggal Publikasi: 06 Nov 2024
Dibuat: 06 Nov 2024 03:36
Diupdate: 08 May 2026 21:50