Analisis Jaringan Komunikasi Media Sosial fenomena Viral "Tolak Gambar AI" di Twitter
Abstrak
Tolak gambar AI merupakan Gerakan yang dilakukan para seniman di Twitter. Gerakan tersebut muncul karena keresahan masyarakat khususnya bagi para seniman yang merasa dirugikan karena gambar AI hasil dari gambar yang diambil tanpa izin hak cipta. Penelitian ini difokuskan pada persepsi media sosial fenomena viral “Tolak Gambar AI” di Twitter melalui jaringan komunikasinya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konten media kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan memperoleh sumber data dari Twitter dan crawling data dengan menggunakan software Twitter Harvest dan Gephi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan uji kredibilitas dengan meingkatkan ketekunan dalam Teknik triangulasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa yang pertama, aktor pada jaringan terdiri dari individu serta organisasi. Peran aktor biasanya digolongkan menjadi empat kelompok yaitu, sebagai penecetus ide gagasan, sebagai konsultan pengembangan ide gagasan, dan sebagai perumus, serta sebagai penyebar informasi. Kepentingan yang dilibatkan hanya dari lingkup fenomena viral “Tolak Gambar AI” di Twitter. Dari persepsi pada fenomena viral “Tolak Gambar AI” di Twitter dibagi menjadi dua kategori yakni, persepsi pro gambar AI dan persepsi kontra gambar AI. Seimbang antara persepsi pro dan kontra, karena tolak gambar AI mengajak masyarakat khususnya para seniman untuk ikut andil dalam gerakan tolak gambar AI di Twitter. Dari dua kategori tersebut telah membentuk persepsi yang berbeda-beda dari para pengguna Twitter yang mana mereka membagikan tweet mereka disertai karya gambar mereka dan video. Yang kedua, yakni dampak dari fenomena viral “Tolak Gambar AI” bahwa hal tersebut dapat menyadarkan publik mengenai AI dan hak cipta,pada dampak ini banyak kritikan terhadap etika dan hak cipta, mereka menyoroti bagaimana AI bekerja. Dan pada komunitas menyebabkan adanya diskusi tentang regulasi yang mana gerakan ini menjadi wadah bagi mereka untuk mengekspresikan kekhawatiran serta menuntut perlindungan hukum. serta kebijakan pengaruh pada pengembangan teknologi AI, dan juga adanya reaksi balik terhadap gerakan tersebut. Yang ketiga, yakni mengenai jaringan komunikasi yang utuh dan trending dalam fenomena Tolak Gambar AI dikhususkan oleh para seniman. Dalam pertukaran informasi yang membentuk jaringan ini berdasarkan penggunaan reetwet, favorite, queto, dan reply yang dilakukan pengguna Twitter dalam jaringan komunikasi proses pertukaran informasi ini menghasilkan jaringan komunikasi dalam skala besar.
Sitasi
Hasanah , Siti Hartantri Imroatul . (2024). Analisis Jaringan Komunikasi Media Sosial fenomena Viral "Tolak Gambar AI" di Twitter. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Siti Hartantri Imroatul Hasanah
sitamrosa0218@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Siti Hartantri Imroatul Hasanah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 21 |
| Tanggal Publikasi: | 26 Nov 2024 |
| Dibuat: | 26 Nov 2024 03:18 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:45 |