SELF AWARENESS PADA LAKI-LAKI HOMOSEKSUAL DI KOTA KEDIRI
Abstrak
HIDAYATUNI’MAH, DIANA, 2024. Self Awareness Pada Laki-laki Homoseksual Di Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, Pembimbing (1) Dr. Masrul Anam, MA. Dan (2) Luthfi Atmasari, M.Psi Kata Kunci: Self Awareness, laki-laki homoseksual, Kota Kediri Kelompok LGBT memperoleh perlakuan deskriminasi dilingkungan keluarga, agama, sosial dengan bentuk pelecehan, cemoohan, penghinaan, kekerasan fisik maupun mental. Masyarakat mengakui homoseksual mengalami penyimpangan karena menyukai sesama jenis. Dalam menjalani hidup tentu harus mampu memahami dirinya. Namun karena adanya respon negatif dari masyarakat membuat homoseksual menutup diri dari dunia luar sehingga menimbulkan kesadaran diri rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1). Gambaran self awareness pada homosekseksual. Subjek menyadari memiliki orientasi homoseksual sejak kecil namun baru coming out yang diawali dengan denial dan deskriminasi dari lingkungan sekitar. Subjek menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal seperti laki-laki pada umumnya. Respon lingkungan sekitar yaitu menolak. Subjek memiliki cara tersendiri untuk menghargai dirinya. Subjek juga pernah mendapatkan pengalaman buruk pasca coming out. Presepsi masyarakat terkait orientasinya yaitu dianggap sebagai orang yang melanggar norma sosial. Cara menghadapi penilaian negatif dengan menghiraukannya. Meskipun demikian, subjek tidak ada keinginan untuk merubah identitasnya. Subjek melakukan personal branding yang baik di lingkungan sekitar. Dalam menemukan relasi sesama homoseksual, subjek menggunakan aplikasi kencan online. 2) Faktor-faktor self awareness pada homoseksual yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi (a) cara pandang (attitude) yang meliputi subjek mampu memaknai dirinya sebagai seorang homoseksual, aware terhadap masalah kesehatan karena mengetahui risiko yang diterima, (b) system nilai (value system) yang memiliputi subjek memiliki kelebihan masing-masing (speaking bagus, mudah pendekatan terhadap orang lain, good looking, keluarga mapan, dan tanggung jawab) yang mampu diekspresikan oleh subjek ke dalam hal-hal yang bermaanfaat dan identitasnya tidak menjadi penghambat dalam pekerjaan. Faktor eksternal meliputi (a) perilaku (behavior) meliputi sikap acuh terhadap bullying dan merasa nyaman bahkan mendapatkan kepuasan diri. 3) harapan kedepan bagi laki- laki homoseksual yaitu Subjek memiliki banyak harapan ke depan untuk dirinya. Orientasinya menjadikan subjek berkeinginan menikah dengan perempuan dan ada yang tidak.
Sitasi
HIDAYATUNI’MAH , DIANA . (2024). SELF AWARENESS PADA LAKI-LAKI HOMOSEKSUAL DI KOTA KEDIRI. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
DIANA HIDAYATUNI’MAH
dianahidayatunn@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | DIANA HIDAYATUNI’MAH |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 25 |
| Tanggal Publikasi: | 25 Nov 2024 |
| Dibuat: | 25 Nov 2024 03:31 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:45 |