Regulasi Emosi Korban Bullying Pada Mahasiswi IAIN Kediri
Abstrak
Regulasi emosi merupakan cara agar individu mampu mengenali, mengontrol, serta mengelola emosinya dengan baik. Emosi terdiri emosi negatif dan emosi positif. Penyampaian emosi yang salah akan menimbulkan tindakan atau perilaku yang dapat merugikan dirinya maupun oranglain. Individu memiliki emosi yang berbeda-beda pada situasi tertentu. Situasi yang mencekam cenderung membuat individu merasakan emosi negatif. Salah satu situasi yang mencekam adalah perilaku bullying. Mahasiswa merupakan individu dewasa yang dihadapkan berbagai situasi lebih beragam dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki karakter yang baik, wawasan yang luas, mampu membagi waktu, pintar, rajin, aktif, dan pandai berdiskusi. Namun, pada mahasiswa yang memiliki pengalaman bullying, dapat menghambat keaktifan mahasiswa dalam menjalankan tugas perkembangannya. Diperlukan regulasi emosi pada individu yang mengalami bullying agar terhindar dari perilaku negatif yang dapat merugikan dirinya. Dengan regulasi emosi, korban yang pernah mengalami bullying dapat memiliki kebahagiaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih lanjut mengenai aspek-aspek regulasi emosi yang digunakan individu ketika mengalami bullying. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini berjumlah 5 mahasiswi dengan karakteristik mahasiswa aktif IAIN Kediri, berusia 19 – 25 tahun, pernah mengalami bullying dalam rentang waktu sekitar 1 – 4 tahun yang lalu. Prosedur pengambilan data melalui dua cara yaitu observasi dan wawancara. Teknik Analisa data pada penlitian ini menggunakan model interaktif menurut Miles & Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek regulasi membantu korban bullying mengenali, mengendalikan, mengelola serta mengontrol emosinya. Terdapat variasi dalam setiap aspek regulasi emosi pada masing-masing individu. Aspek activation of a goal pada subjek DT, AY, dan K mengontrol emosi dengan diam dan memiliki tujuan masing-masing, pasa subjek IS dan AM bersikap diam untuk fokus pada dirinya dan intropeksi diri. Aspek engagement of the processes pada subjek DT, IS dan K dengan bercerita kepada oranglain, pada subjek AM dengan menulis dan subjek AY dengan memberi pelajaran pada pem-bully-nya. Aspek impact on dynamics pada subjek DT adalah dengan menyendiri, subjek AM dan AY dengan membiarkannya terjadi, subjek IS dengan melakukan perbaikan pada dirinya, dan subjek K dengan menerima diri.
Sitasi
Syarifah , Bintan . (2024). Regulasi Emosi Korban Bullying Pada Mahasiswi IAIN Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Bintan Syarifah
bintansyarifah24@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Bintan Syarifah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 17 Dec 2024 |
| Dibuat: | 17 Dec 2024 07:50 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:38 |