Tradisi Perjodohan Anak Terhadap Keharmonisan Keluarga (Studi Kasus Masyarakat Desa Lanjuk Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep)

Published ID 177 views 73 downloads
Abstrak

Penelitian ini membahas tradisi perjodohan anak di Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, serta dampaknya terhadap keharmonisan keluarga. Tradisi perjodohan anak, yang sering kali dilakukan sejak usia dini, menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Madura. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perjodohan anak, memahami pandangan masyarakat terhadap tradisi ini, dan menganalisis pengaruhnya terhadap keharmonisan keluarga.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan berbagai informan, termasuk pasangan yang dijodohkan, orang tua, tokoh masyarakat, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama perjodohan anak meliputi kedekatan keluarga, tradisi turun-temurun, faktor ekonomi, serta dorongan untuk menghindari pergaulan bebas.Tradisi ini memiliki dampak terhadap keharmonisan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan anak dalam proses perjodohan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi kunci untuk mencapai keharmonisan keluarga.Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam kajian hukum keluarga Islam dan praktik perjodohan, serta manfaat praktis bagi masyarakat dan pihak terkait untuk memahami dampak budaya perjodohan terhadap kehidupan keluarga.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 28 Apr 2025
Dibuat: 28 Apr 2025 06:34
Diupdate: 08 May 2026 21:10