Analisa Tradisi Wanita Melamar Pria Dalam Perspektif Tokoh Agama Dan Perangkat Desa Setempat (Studi Kasus Di Desa Banjarejo Kec Sukodadi Kabupaten Lamongan)

Published ID 156 views 56 downloads
Abstrak

Muhammad Wildan Nuril huda, pembimbing I Dr. H. Abdullah Taufik, MH, Pembimbing II Fatimatuz Zahro, M.H.I. " Analisa Tradisi Wanita Melamar Pria Dalam Perspektif Tokok Agama dan Perangkat Desa Setempat (Studi Kasus Di Desa Banjarejo Kec Sukodadi Kabupaten Lamongan)." Kata kunci: tradisi, lamaran, tokoh agama, dan perangkat desa Lamaran adalah bentuk keseriusan seorang laki-laki meminta kepada seorang perempuan untuk menjadi isterinya, dengan cara-cara yang umum berlaku ditengah-tengah masyarakat. Namun, kebiasaan ini tidak berlaku di Kabupaten Lamongan, Khususnya di Desa Banjarejo yang memiliki tradisi unik dan berbeda yaitu pihak wanita melamar pihak pria. Masyarakat Jawa mayoritas beragama Islam sampai sekarang tidak bisa meninggalkan tradisi dan budaya Jawanya yang bertentangan dengan ajaran Islam disetujui pada masyarakat Jawa terutama Islam abangan, santri dan priyayi. Masyarakat di Desa Banjarejo masih memegang teguh, memperkuat, dan melestarikan tradisi lamaran yang merupakan bagian dari kelompok abangan. Sedangkan pada kalangan Islam santri, bagian terpenting dalam perkawinan sah dihadapan Allah SWT dan juga didepan pemerintah menganggap ijab sebutan upacara yang sah menurut hukum. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa tradisi wanita melamar pria dalam perspektif tokoh agama dan perangkat desa berdasarkan studi kasus di Desa Banjarejo Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis metode penelitian empiris, sedangkan pendekatan yang dipakai adalah pendekatan sosiolegal. Pengambilan data yang dilakukan di Desa Banjarejo Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Sumber data berasal dari wawancara pada subyek yang terdiri dari kepala desa, tokoh agama, tokoh adat istiadat, serta masyarakat dan literatur terkait. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif. Hasil dari penelitian diperoleh dua temuan setelah dilakukan penelitian, diolah dan dianalisis yaitu (1) Tradisi lamaran ini dilakukan semata-mata untuk menghormati para leluhur mereka yang membuat tradisi tersebut. Selain itu masyarakat setempat juga meyakini bahwa tradisi ini membuat rumah tangga yang dijalani oleh calon pengantin akan membawa berkah dan rezeki yang berlimpah. (2) Merupakan sebuah ikhtiar secara tidak langsung bagi manusia, karena mereka mengharapkan pernikahan yang sesuai dengan keinginan, penuh kasih sayang, dan diridhoi oleh Allah SWT dan menjalankan sunnatullah Nabi SAW, untuk menjalankan pernikahan sebagai ibadah suami istri. Tujuan dari peminangan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dengan melestarikan tradisi yang sudah ada. Namun ketika peminangan dilakukan dari piham keluarga laki-laki maka tidak menjadi permasalahan, pernikahan tetap sah hanya saja mereka tidak mengikuti tradisi nenek moyang terdahulu.

Sitasi

HUDA , MUHAMMAD WILDAN NURIL .   (2025). Analisa Tradisi Wanita Melamar Pria Dalam Perspektif Tokoh Agama Dan Perangkat Desa Setempat (Studi Kasus Di Desa Banjarejo Kec Sukodadi Kabupaten Lamongan). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
MUHAMMAD WILDAN NURIL HUDA

muhammadwildannuril2405@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: MUHAMMAD WILDAN NURIL HUDA
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 18
Tanggal Publikasi: 24 Jan 2025
Dibuat: 24 Jan 2025 03:31
Diupdate: 08 May 2026 21:29