PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PECAHAN SISWA KELAS V

Published ID 58 views 164 downloads
Abstrak

Media pembelajaran adalah suatu alat atau sarana pembelajaran yang dimanfaatkan oleh individu dengan menggunakan perangkat yang dirancang untuk mempermudah penyampaian materi saat mengajar di sekolah. Latar belakang penelitian ini karena kurangnya media pembelajaran yang digunakan untuk menunjang pembelajaran di kelas. Sehingga siswa kelas V SDN Burengan 5 Kediri belajar materi pecahan secara tidak optimal. Seperti media yang masih tradisional, pembelajaran yang hanya terpacu dengan guru dan buku dan Bahasa matematika yang kurang dipahami oleh siswa. Selain itu siswa tidak dapat berinteraksi langsung dengan pembelajaran yang sedang diajarkan. Hal itu semua yang menyebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Maka dari itu, peneliti mengembangkan media pembelajaran interaktif melalui articulate storyline. Tujuan dari media pembelajaran ini yaitu untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran interaktif melalui articulate storyline sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V di SDN Burengan 5 Kediri pada semester genap. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode pengembangan ADDIE yaitu analisi (analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Dan menggunakan model RND. Subjek penelitian yang ada pada penelitian ini yaitu, ahli media, ahli materi, 5 siswa untuk uji coba skala kecil, dan 16 siswa untuk uji coba skala besar. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada validasi ahli media, keduanya menyimpulkan bahwa media pembelajaran sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan jumlah presentase 96% dari validator I, sedangkan 97% dari validator II. Untuk validasi ahli materi mendapatkan hasil presentase sebesar 95% dari validator I dan 97% dari validator II, dengan kriteria materi sangat layak digunakan untuk pembelajaran (2) setelah mengetahui bahwa media dan materi sudah mencapai kriteria sangat layak digunakan. Maka peneliti melakukan uji pre-test dan post-test untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran pada saat di implementasikan kepada siswa. Pada uji coba pre-test atau uji awal mendapatkan hasil rata-rata sebesar 57% dengan kriteria N-Gain score diantara 56-75% cukup efektif. Setelah melakukan uji pre-test, peneliti melanjutkan dengan uji post-test yang mendapatkan hasil rata-rata sebesar 90% dengan kriteria N-Gain >76 efektif.

Sitasi

Tyagita , Gita .   (2025). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PECAHAN SISWA KELAS V. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Gita Tyagita

gita.tyagita.gt@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Gita Tyagita
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 10 Feb 2025
Dibuat: 10 Feb 2025 08:24
Diupdate: 08 May 2026 21:18