Eksplorasi fractional thinking siswa kelas 7 dalam memecahkan masalah perbandingan berkonteks keislaman

Published ID 178 views 192 downloads
Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan mengeksplorasi cara siswa kelas 7 menerapkan kemampuan fractional thinking dalam situasi dunia nyata dengan konteks keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis dan wawancara yang telah divalidasi oleh ahli, member check, serta dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemilihan subjek menggunakan teknik snowball sampling yang dilakukan di MTs Hasan Muchyi yang berjumlah 29 siswa. Setelah peneliti melakukan tes tulis pada seluruh siswa, dipilih tiga subjek sebagai sampel awal yaitu satu subjek hasil tes tinggi, satu subjek hasil tes sedang, dan satu subjek hasil tes rendah. Kemudian untuk sampel kedua dipilih tiga subjek dengan katgori yang sama. Tiga subjek baik sampel awal maupun kedua tersebut akan dianalisis dan di wawancara berdasarkan instrumen yang telah disusun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) subjek S1 dan S4 dengan hasil tes tinggi mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan fractional thinking yaitu, mampu memahami pecahan dengan mengidentifikasi hubungan penyebut dan pembilang dalam pecahan, serta mampu mengklasifikasikan pecahan, mampu mengoperasikan pecahan, dan mampu merepresentasikan pecahan (menggambarkan atau mengilustrasikan konsep pecahan pada soal). 2) subjek S2 dan S5 belum mampu memahami sebagian maksud pecahan dan hanya mampu mengklasifikasikan pecahan biasa saja, serta tidak bisa menuntaskan proses atau langkah-langkah mengoperasikannya hingga menemukan jawaban. 3) subjek S3 dan S6 belum mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan fractional thinking yang digunakan dalam penelitian ini. Subjek S3 dan S6 belum mampu memahami sebagian maksud pecahan, mengoperasikan sebagian pecahan, dan merepresentasikan pecahan (menggambarkan atau mengilustrasikan pecahan). .Berdasarkan penelitian ini, peneliti memberikan saran kepada guru supaya memberikan pendekatan berbeda antara siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah untuk meningkatkan kemampuan fractional thinking siswa. Salah satu contoh perlakuan yang dimaksud seperti menerapkan model pembelajaran CORE dengan pendekatan scientific kepada siswa yang berkemampuan sedang dan rendah.

Sitasi

Cahyono , Budi .   (2025). Eksplorasi fractional thinking siswa kelas 7 dalam memecahkan masalah perbandingan berkonteks keislaman. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Budi Cahyono

budicah1012@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Budi Cahyono
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 23
Tanggal Publikasi: 10 Mar 2025
Dibuat: 10 Mar 2025 04:30
Diupdate: 08 May 2026 21:16