Implementasi Pemenuhan Nafkah Lahir Oleh Suami Terpidana Dalam Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Rutan Kelas IIB Nganjuk Perspektif Sosiologi Hukum Islam
Abstrak
Mochamad Nur Syarifin, 2025. Implementasi Pemenuhan Nafkah Lahir Oleh Suami Terpidana Dalam Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Rutan Kelas IIB Nganjuk Perspektif Sosiologi Hukum Islam. Skripsi, Hukum Keluarga Islam, Syariah, IAIN Kediri. Dosen Pembimbing: (1) Moh Nafik, M. HI, dan (2) Muhammad Habib Adi Putra, M. H. Kata Kunci: Pemenuhan Nafkah Lahir, Terpidana, Sosiologi Hukum Islam. Dalam sebuah perkawinan seorang kepala rumah tangga, suami wajib bekerja keras untuk memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarganya dalam mencari nafkah serta membimbing istri dan anaknya ke jalan yang baik. Namun kondisi menjadi seorang narapidana menjadi tantangan tersendiri bagi seorang suami yang sedang menjalani hukuman dipenjara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik pemenuhan nafkah lahir oleh suami terpidana dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga di Rutan kelas IIB Nganjuk, dan analisisnya dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data dalam penelitian ini diperoleh dari penelitian lapangan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan cara memaparkannya pada paparan data, reduksi data, menyusun penyajian data, dan menarik kesimpulan. Setelah di analisis, kemudian memverifikasi kebenaran data dengan menggunakan referensi dengan pembuktian yang mendukung hasil temuan penelitian, serta melakukan pengecekan data dengan memastikan bahwa informasi yang diperoleh dari narasumber benar dan sesuai dengan apa yang dimaksud oleh narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemenuhan nafkah lahir oleh suami terpidana dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga, para suami terpidana masih dapat melaksanakan pemenuhan nafkah lahir, namun sebagian tidak dapat terlaksana. Adapun bentuk pemenuhan nafkah yang diberikan berupa hasil upah kerja dan dengan cara melimpahkan aset yang dimiliki. Upaya membantu pemenuhan nafkah, pihak rutan memberikan fasilitas berupa program kemandirian dengan nama UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) “Abdisrikandi” bekerjasama dengan BLK (Badan Pelatihan Kerja) Nganjuk. Pemenuhan nafkah lahir yang dilakukan oleh para suami terpidana berdampak pada keharmonisa rumah tangga, dimana sebagian masih terjaga keharmonisan rumah tangganya dan sebagian tidak harmonis. Tingkat pemahaman hukum Islam terkait pemenuhan nafkah lahir oleh suami terpidana sangat baik. Faktor yang mempengaruhi keharmonisan rumah tangga dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Pada prinsipnya para suami terpidana dalam pemenuhan nafkah lahir memiliki pemahaman hukum Islam dengan baik, namum dalam praktik pengamalan hukum Islam terkait pemenuhan lahir belum dapat terlaksana dengan baik karena terbatasnya ruang gerak didalam penjara. Dengan adanya fasilitas program kemandirian yang diberikan sebaiknya tingkat kesadaran hukum Islam lebih ditingkatkan agar dapat melaksanakan pemenuhan nafkah dengan baik
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 21 Apr 2025 |
| Dibuat: | 21 Apr 2025 06:35 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:12 |