Pengembangan instrumen asesmen diangnostik berorientasi kurikulum merdeka pada materi memetik keteladanan dari biografi pahlawan untuk siswa kelas X di MAN 1 Kota Kediri
Abstrak
FARIDAH ZAHROTIN NISA. Dosen pembimbing Ibu NURUL DWI LESTARI, M.Pd. dan Ibu ANWARIYAH, M.Pd. Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Berorientasi Kurikulum Merdeka pada Materi Memetik Keteladanan dari Biografi Pahlawan untuk Siswa Kelas X di MAN 1 Kota Kediri. Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN) Kediri, 2024. Kata kunci: Pengembangan Instrumen, Asesmen Diagnostik, Kurikulum Merdeka Asesmen diagnostik merupakan jenis asesmen yang dilakukan guru di awal pembelajaran untuk mengetahui kesulitan, masalah siswa dalam memahami suatu konsep, dan memonitor perkembangan belajar siswa dari aspek non-kognitif maupun kognitif, sehingga guru dapat mengatasi masalah atau kesulitan belajar siswa. Tujuan peneliti dalam pengembangan instrumen asesmen diagnostik ini adalah (1) untuk mengetahui proses pengembangan instrumen asesmen diagnostik, (2) menguji validitas dan reliabilitas asesmen diagnostik berorientasi kurikulum merdeka pada materi memetik keteladanan dari biografi pahlawan pada siswa kelas X di MAN 1 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Research and Development atau biasa disebut dengan R&D, menggunakan model penelitian Borg & Gall. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Kota Kediri. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes. Sampel penelitian berjumlah 36 peserta didik yang terdiri dari kelas X-L di MAN 1 Kota Kediri.Hasil pengembangan instrumen asesmen diagnostik melalui validasi beberapa tahap dari ahli asesmen, ahli soal, dan ahli bahasa menunjukkan produk instrumen asesmen diagnostik dapat diujicobakan kepada peserta didik. Hasil uji validitas menunjukan valid dari hasil 36 siswa yang tercatat 33 siswa yang mengerjakan soal, diperoleh rata-rata nilai yang didapatkan yaitu di angka paling rendah 0,025 dan tertinggi yaitu 0,777 untuk jenis soal diagnostik kognitif. Soal diagnostik non-kognitif nilai rata-rata yang didapatkan yaitu paling rendah dan tertinggi yaitu 0,999. Pada soal diagnostik non-kognitif Ya/Tidak diperoleh nilai terendah yaitu 0,235 dan tertinggi yaitu 0,990. Hasil pengujian pada tabel diatas, skor masing-masing soal terhadap skor total, untuk mengisi menunjukkan valid dan signifikan. Hal ini mengidentifikasi bahawa soal-soal tersebut mempunyai validitas yang cukup tinggi dan pantas untuk digunakan. Sedangkan uji reliabilitas produk menunjukkan bahwa semua soal dari variabel yang diuji mempunyai Cronbach’s Alpha > 0,75. Tingkat reliabilitas suatu variabel memiliki nilai lebih dari 0,75 yaitu 0,80. Sehingga dapat disimpulkan hasil pengujian reliabilitas asesmen diagnostik diatas termasuk reliabilitas tinggi, hingga di perkirakan reliabel.
Sitasi
Faridah Zahrotin Nisa , Nisa Faridah Zahrotin . (2025). Pengembangan instrumen asesmen diangnostik berorientasi kurikulum merdeka pada materi memetik keteladanan dari biografi pahlawan untuk siswa kelas X di MAN 1 Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Nisa Faridah Zahrotin Faridah Zahrotin Nisa
faridanisa01@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Nisa Faridah Zahrotin Faridah Zahrotin Nisa |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 25 Apr 2025 |
| Dibuat: | 25 Apr 2025 04:09 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:10 |