Implementasi Program Pendidikan Agama Islam Bagi Santri Yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Di Pondok Pesantren Nurul Ishlah Ngronggot

Published ID 75 views 99 downloads
Abstrak

KHOIRUN NISA. Dosen Pembimbing DR. H. ANIS HUMAIDI, M. AG. dan NILA ZAIMATUS SEPTIANA, M.Pd, Implementasi Program Pendidikan Agama Islam Bagi Santri Yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental Di Pondok Pesantren Nurul Ishlah Ngronggot. Skripsi, program Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri, 2024. Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, Gangguan Kesehatan Mental Orang dengan gangguan kesehatan mental seharusnya mendapat pelayanan layaknya seperti orang normal termasuk pendidikan. Pelayanan pendidikan bagi orang gangguan kesehatan mental salah satunya di Pondok Pesantren Nurul Ishlah Ngronggot Nganjuk. Pondok ini dikatakan unik karena telaten mendidik santri dengan gangguan kesehatan mental dan ada beberapa yang faham akan ilmu agama serta dapat mempraktekkannya. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui perencanaan program PAI, pelaksanaan strategi, hasil program PAI, serta faktor pendukung dan penghambat yang ada di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif karena penelitian berdasar studi lapangan. Penelitian ini menggunakan jenis studi kasus karena mendeskripsikan kekhasan atau keunikan dari kasus yang diteliti. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi dan presisten observation. Hasil penelitian penulis yakni, pertama proses penyusunan program PAI dilakukan dengan beberapa prosedur yang cukup panjang yakni analisis kebutuhan santri, penyusunan rencana program, pengorganisasian sumber daya, pelaksanaan rencana program, evaluasi serta pengembangan program. Adapun hasil penyusunan program yakni merumuskan program harian, mingguan, dan bulanan. Kedua, pelaksanaan strategi program PAI menggunakan pembiasaan kegiataan keagamaan islam dengan metode mengaji Al-Qur’an, sholat jama’ah, dibaan, ziaroh, ro’an, dan ngaji kitab. Ketiga, hasil program PAI ditemukan bahwa dari 7 santri gangguan kesehatan mental hanya 6 yang mengikuti program PAI di pondok. Keempat, faktor pendukung dalam pondok ini yakni keluarga dan masyarakat yang mendukung, sarpras yang memadai, dan program PAI yang beragam. Sedangkan faktor penghambatnya yakni beberapa keluarga yang apatis, kurangnya keamanan di pondok, dan dana yang kurang memadai.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 08 May 2025
Dibuat: 08 May 2025 02:36
Diupdate: 08 May 2026 21:08