Elaborasi Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo Dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Transformatif Di Era Society 5.0 (Studi Kasus: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kediri)

Published ID 96 views 106 downloads
Abstrak

SANDI FERDY YULIANTO, dosen pembimbing Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag dan Dr. Hj. Najihatul Fadhliyah, S.H.I. M.Pd.I, ―Elaborasi Ilmu Sosial Profetik dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Transformatif di Era Society 5.0 (Studi Kasus: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kediri)‖, Skripsi, Fakultas Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam, IAIN Kediri, 2023. Kata kunci: Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo, Pendidikan Islam Transformatif, Era Society 5.0 Era Society 5.0 menghadirkan tantangan besar bagi dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam, untuk menyeimbangkan antara pemanfaatan teknologi modern dan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai spiritual. Konsep Ilmu Sosial Profetik yang digagas oleh Kuntowijoyo, dengan tiga pilar utamanya yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi, dianggap relevan untuk mewujudkan pendidikan Islam transformatif yang adaptif terhadap perubahan zaman. MAN 4 Kediri menjadi salah satu contoh institusi pendidikan yang menerapkan prinsip ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Ilmu Sosial Profetik yang digagas oleh Kuntowijoyo dalam mewujudkan pendidikan Islam transformatif di era Society 5.0, dengan studi kasus di MAN 4 Kediri. Ilmu Sosial Profetik, yang berfokus pada humanisasi, liberasi, dan transendensi, dianggap relevan untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital yang mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Fokus penelitian adalah penerapan nilai-nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi dalam kegiatan pendidikan sehari-hari di MAN 4 Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai humanisasi diterapkan melalui budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang menciptakan lingkungan harmonis di madrasah. Guru dilibatkan sebagai fasilitator pembelajaran dan pembangun karakter siswa, sementara siswa didorong untuk mengembangkan keterampilan praktis melalui kelas kejuruan serta kegiatan sosial seperti PPL di masyarakat. Liberasi diwujudkan melalui kebebasan guru dalam mengelola kelas secara kreatif dan integrasi teknologi, seperti ujian daring serta Wi-Fi di setiap kelas. Siswa juga diberikan kebebasan berpendapat, memilih ekstrakurikuler, dan berpartisipasi dalam perencanaan kegiatan sekolah. Nilai transendensi terlihat dalam rutinitas spiritual harian seperti sholat berjamaah, tadarus Al-Quran mingguan, dan kegiatan tahunan seperti Pondok Ramadhan serta ziarah makam pendiri madrasah. Kesimpulannya, MAN 4 Kediri telah berhasil mengimplementasikan Ilmu Sosial Profetik untuk menciptakan pendidikan Islam yang transformatif. Pendekatan ini tidak hanya adaptif terhadap tantangan era Society 5.0 tetapi juga tetap menjaga esensi nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan madrasah.

Sitasi

YULIANTO , SANDI FERDY .   (2025). Elaborasi Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo Dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Transformatif Di Era Society 5.0 (Studi Kasus: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kediri). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
SANDI FERDY YULIANTO

sandyferdy03@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: SANDI FERDY YULIANTO
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 21
Tanggal Publikasi: 03 Jun 2025
Dibuat: 03 Jun 2025 03:38
Diupdate: 08 May 2026 21:01