Larangan Penggunaan Media Sosial Di Pondok Pesantren Putri Sirojul Ulum Desa Semanding Kecamatan Pare Kabupaten Kediri

Published ID 192 views 92 downloads
Abstrak

Ainun Jariyah, Dosen Pembimbing 1 Dr. Prilani, M.Si, dan Pembimbing 2 Dr. Taufik Alamin, M.Si: LARANGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL di PONDOK PESANTREN, Komunikasi Penyiaran Islam, Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2021. Kata kunci: Larangan Penggunaan Media Sosial, Pondok Pesantren Sirojul Ulum, Kabupaten Kediri. Skripsi ini bertujuan, pertama untuk memahami pengalaman dan mengetahui bagaimana santri mengakses media sosial di pondok pesantren Sirojul Ulum. Kedua, mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penggunaan media sosial dipondok pesantren Sirojul Ulum. Pondok pesantren Sirojul Ulum merupakan pesantren yang melarang penggunaan smartphone ataupun mengakses internet berbeda dengan pesantren yang berada dikota Kediri. Kalangan remaja adalah usia yang paling berat untuk mereka tidak menggunakan media sosial, termasuk para santri. Tetapi santri tidak kehabisan akal agar dapat mengakses media sosial dipondok pesantren yang melarang penggunaan internet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode induktif. Penelitian ini melibatkan 8 orang informan yang dipilih secara purposive. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan teori New Media yang baru muncul pada akhir abad ke-20an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri menggunakan media sosial dengan membawa smartphone secara sembunyi-sembunyi. Dengan cara titipkan ke warung dekat pesantren, atau dititpkan pada santri yang tidak mukim dipesantren, bahkan ada juga yang nekat membawa ke dalam asrama pesantren. Kurangnya komunikasi antara wali santri dengan pengurus menjadi salah satu penyebab beberapa santri bisa membawa smartphone mereka dipesantren. Mereka mengakses media sosial pada saat tertentu seperti malam hari saat jam istriahat, pada saat sekolah formal, atau dilantai 3 yaitu tempat menjemur pakaian seluruh santri. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, handphone layar sentuh yang sama sekali tidak mengeluarkan suara berisik membuat santri semakin mudah menggunakannya tanpa ketahuan. Tetapi, kendala dalam penggunaan media sosial dipondok pesantren tetaplah ada. Seperti hilangnya sinyal handphone diarea pesantren, adanya mata-mata disosial media yang dibentuk oleh keamanan pusat, dan juga faktor ekonomi, santri tidak diberi uang saku lebih untuk membeli paket internet atau pulsa. Karena itu, terkadang mereka harus merelakan uang saku mereka untuk membeli paket data internet.

Sitasi

Jariyah , Ainun .   (2025). Larangan Penggunaan Media Sosial Di Pondok Pesantren Putri Sirojul Ulum Desa Semanding Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Ainun Jariyah

ainunjhe28@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Ainun Jariyah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 21
Tanggal Publikasi: 28 May 2025
Dibuat: 28 May 2025 02:57
Diupdate: 08 May 2026 21:03