Peran Penerapan Prudential Banking Principles Dalam Meminimalisir Pembiayaan Bermasalah Di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jawa Timur

Published ID 120 views 107 downloads
Abstrak

Muhammad Fa’is. Dosen Pembimbing Oktaria Ardika Putri, S.Si, M.M dan Sidanatul Janah, M.H. Peran Penerapan Prudential Banking Principles dalam Meminimalisir Pembiayaan Bermasalah di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jawa Timur. Progam Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Kediri 2024. Kata Kunci : Prudential Banking Principles, Prinsip 5C, Pembiayaan Bermasalah, KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim Lembaga keuangan syariah non-bank mendukung ekonomi masyarakat dengan menyediakan pembiayaan yang lebih mudah diakses, namun masih menghadapi risiko pembiayaan bermasalah. KSPPS BMW Ar-Rahmah menerapkan prinsip prudensial, termasuk 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition), untuk menilai kelayakan nasabah. Prinsip ini bertujuan meminimalisir risiko dengan memastikan nasabah mampu melunasi pembiayaan. Penelitian ini menjelaskan bagaimana penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat mengurangi pembiayaan bermasalah. Maka penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran penerapan prudential banking principles oleh KSPPS BMW Ar-Rahmah Jawa Timur dan bagaimana penerapan tersbeut bisa meminimalisir pembiayaan bermasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan penerapan prudential banking principles dalam mengurangi pembiayaan bermasalah di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jawa Timur. Peneliti berperan aktif dalam mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai pihak di lembaga tersebut. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendapatkan informasi yang akurat. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berlangsung dalam tiga tahap: pra-lapangan, pengumpulan data di lapangan, dan analisis paska-lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) KSPPS BMW Ar-Rahmah Jatim Kediri menerapkan prinsip 5C. Pertama, penilaian karakter dilakukan dengan memeriksa kejujuran dan rekam jejak pembayaran nasabah melalui wawancara langsung dan informasi dari pihak ketiga. Kedua, kapasitas bayar nasabah dinilai berdasarkan pendapatan dan pengeluaran mereka, di mana survei lapangan dilakukan untuk melihat stabilitas usaha atau meminta slip gaji bagi karyawan. Ketiga, penilaian modal dilakukan dengan mengevaluasi aset, tabungan, dan cadangan keuangan nasabah untuk memastikan kemampuan mereka dalam menghadapi risiko pembiayaan. Keempat, agunan atau jaminan berupa aset berharga seperti tanah atau kendaraan diminta sebagai langkah antisipasi jika terjadi masalah pembayaran, sehingga dapat mengurangi risiko kerugian. Kelima, kondisi ekonomi nasabah dan sektornya dianalisis untuk memastikan usaha mereka tetap menguntungkan dalam situasi ekonomi saat ini. (2) KSPPS BMW Ar-Rahmah menerapkan prinsip 5C untuk menilai kelayakan nasabah sebelum memberikan pembiayaan, guna mengurangi risiko pembiayaan bermasalah. KSPPS BMW Ar-Rahmah juga tawarkan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang kesulitan, yang bantu meminimalisir pembiayaan bermasalah secara efektif.

Sitasi

ais , Muhammad .   (2025). Peran Penerapan Prudential Banking Principles Dalam Meminimalisir Pembiayaan Bermasalah Di KSPPS BMW Ar-Rahmah Jawa Timur. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Muhammad ais

muh.fais29@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Muhammad ais
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 28 May 2025
Dibuat: 28 May 2025 03:58
Diupdate: 08 May 2026 21:02