RESEPSI HADIS KAFĀ’AH DALAM PERNIKAHAN DI KALANGAN MASYARAKAT KAMPUNG ARAB TUBAN (STUDI LIVING HADIS)
Abstrak
Pernikahan yang harmonis tentu memerlukan keserasian antara suami dan istri. Dalam hal ini Islam menganjurkan penerapan kafā’ah dalam sebuah pernikahan. Upaya yang dihadirkan dalam masalah kafā’ah ini berguna untuk menyelaraskan hubungan suami dan istri khususnya dan anggota keluarga pada umumnya. Dalam penentuan kafā’ah ini terdapat beberapa dalil, baik dalam al-qur’an maupun hadis. Berdasarkan hal ini, dapat diperolah pandangan bahwa kafā’ah memiliki fungsi yang signifikan untuk tercapainya keharmonisan dan kebahagiaan antara pasangan suami dan istri. Berangkat dari latar belakang akan pentingnya masalah kafā’ah penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bertempat di Kampung Arab Tuban, letaknya di Kelurahan Sidomulyo dan Kelurahan Kutorejo. Hal ini dikarenakan Kampung Arab yang berada di Tuban ini tidak semua penduduknya keturunan Arab atau biasa disebut juga dengan dhūrrīyah ‘alawīyyin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi hadis tentang konsep kafā’ah dalam pernikahan di kalangan masyarakat Kampung Arab Tuban dengan pendekatan living hadis serta transmisi dan transformasi yang melatarbelakangi munculnya berbagai pola resepsi hadis tentang kafā’ah di Kampung Arab Tuban. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan teori resepsi pembaca Stuart Hall yang memuat tiga tipologi yaitu dominant hegemonic position, negotiated position, oppositional position. Ketiga tipologi inilah yang nantinya digunakan untuk menganalisis pola interaksi masyarakat terhadap teks hadis terkait kafā’ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Kampung Arab terhadap hadis kafā’ah berakar pada tradisi yang mengutamakan kesesuaian nasab, agama, dan akhlak. Aspek ini dipandang sebagai cara menjaga kesucian nasab, khususnya di kalangan dhūrrīyah ‘alawīyyin. Di sisi lain, terdapat transformasi dalam pemahaman hadis, terutama di kalangan generasi muda yang lebih menekankan pada kesetaraan agama dan akhlak dibandingkan faktor keturunan atau status sosial. Pola resepsi masyarakat terhadap hadis kafā’ah mencerminkan kombinasi negotiated position yang artinya mereka menerima Sebagian makna dari hadis-hadis kafā’ah. Melalui pendekatan living hadis, hadis kafā’ah digunakan sebagai dasar untuk memperkuat nilai-nilai tradisional sekaligus merespon perubahan sosial. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga memiliki manfaat praktis dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemahaman hadis yang kontekstual dan inklusif.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 13 Jun 2025 |
| Dibuat: | 13 Jun 2025 07:50 |
| Diupdate: | 15 May 2026 16:49 |