Tradisi Menghafal Al-Qur’an Untuk Anak Usia Dini (Studi Living di RA As-Sakinah Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru Kota Medan)
Abstrak
Saat ini banyak kontroversi terkait proses menghafal al-Qur’ān, banyak dari masyarakat yang menganggap bahwa menghafal al-Qur’ān sangat sulit dilakukan. Namun disisi lain, Allah menyampaikan di dalam Q.S. Al-Qamar ayat 32 bahwa menghafal al-Qur’ān sudah Allah mudahkan. Akan tetapi pada kehidupan nyata masyarakat masih sering merasa kesulitan dan banyak dari penghafal al-Qur’ān yang menyerah dan berhenti menghafal sebelum menuntaskan hafalan 30 juz. Maka penelitian ini mempunyai dua fokus penelitian yaitu: 1) Bagaimana tradisi menghafal al-Qur’ān untuk anak usia dini di RA As Sakinah? 2) Bagaimana pemaknaan Q.S. Al-Qamar ayat 32 dan kaitannya dengan Teori Karl Manheim?. Tujuan penelitian dalam skripsi ini ada dua, yaitu: 1) Menjelaskan tradisi menghafal al-Qur’ān untuk anak usia dini di RA As Sakinah 2) Menjelaskan kaitan makna Q.S. Al-Qamar ayat 32 dan kaitannya dengan Teori Karl Manheim. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi yang mana apabila dilihat dari pengumpulan datanya penelitian ini tergolong penelitian lapangan dengan menggunakan metode wawancara. Teknik pengumpulan data didapatkan oleh peneliti melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sedangkan keabsahan data akan diperkuat dengan melakukan observasi dan triangulasi. Setelah melakukan penelitian, hasil dari penelitian ini adalah makna dari Q.S. Al-Qamar ayat 32 yang menyatakan bahwa al-Qur’ān mudah untuk dihafal dapat di buktikan dengan kejadian lapangan di RA As-Sakinah yang mana pada hakikatnya al-Qur’ān mudah untuk dihafal, namun dorongan atau motivasi dari diri sendiri, orangtua, guru, dan lingkungan sangat membantu dan mempengaruhi sebuah proses agar dapat memberikan hasil yang baik dan dapat mencapai target. Dengan menggunakan metode wafa ini RA As Sakinah Islamic School dapat mempermudah anak-anak dalam menghafal dan belajar huruf hijaiyah, yang mana pada usia dini sangat cenderung dengan bermain dan kehilangan fokus saat belajar, maka metode ini sangat mampu untuk membius anak, sehingga mereka tidak merasakan sebuah pembelajaran yang tegang, menakutkan dan membosankan, akan tetapi sebuah pembelajaran menghafal al-Qur’ān dengan menggunakan nada hijaz yang menjadikan menghafal al-Qur’ān disini menjadi sebuah proses yang mudah, menyenangkan dan menarik.
Sitasi
JANNAH , MIFTAHUL . (2025). Tradisi Menghafal Al-Qur’an Untuk Anak Usia Dini (Studi Living di RA As-Sakinah Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru Kota Medan). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
MIFTAHUL JANNAH
imaayu
Informasi Jurnal
| Author Utama: | MIFTAHUL JANNAH |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 31 |
| Tanggal Publikasi: | 18 Jun 2025 |
| Dibuat: | 18 Jun 2025 06:37 |
| Diupdate: | 15 May 2026 16:49 |